SOP PPS

From Dokumentasi Sistem Informasi KPU
Jump to: navigation, search

Contents

SOP Berdasarkan Aktor: PPS

TPS

Penyusunan TPS

Proses 1
Aktor : PPS
Tool : Kertas, Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : PPS mendatangi PPK untuk mengambil aplikasi Portabel dan kertas berisi data pemilih.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer,Flash
Prosedur : PPS melengkapi informasi TPS pada aplikasi Portable/Lokal/Portal yang meliputi alamat TPS, RT, RW, Latitude dan Longitude (jika tersedia),
nama anggota Ketua PPS dan PPDP yang harus bertanda tangan di dokumen DPS dan DPT.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : PPS menyerahkan dokumen kertas yang berisi data pemilih kepada PPDP untuk dicoklit.


Proses 4
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : PPDP melakukan coklit sesuai SOP manual PPDP.


Proses 5
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : PPS menerima hasil coklit dari PPDP untuk dimasukkan ke dalam aplikasi Portabel/Lokal/Portal.


Proses 6
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Portable maka PPS dapat melakukan entri data hasil coklit di mana saja.


Proses 7
Aktor : PPS
Tool : Portal Kabupaten,Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Lokal maka PPS hanya dapat melakukan entri data hasil coklit di KPU Kabupaten/Kota.


Proses 8
Aktor : PPS
Tool : Portal Kabupaten,Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Portal maka PPS hanya dapat melakukan entri data hasil coklit di Internet.


DPSHP

Penyusunan DPSHP

Proses 1
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer,Flash
Prosedur : Entri data hasil coklit dilakukan oleh PPS didampingi PPDP menggunakan aplikasi Portable/Lokal/Portal.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer,Flash
Prosedur : Kegiatan entri data hasil coklit meliputi penyaringan, perubahan dan penambahan data baru.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Penyaringan adalah menyingkirkan data yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih ke daftar tersendiri. Data yang disaring meliputi data ganda,
data pemilih yang sudah meninggal, pindah alamat, berubah status TNI/Polri, non-faktual dan sakit jiwa.


Proses 4
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer,Flash
Prosedur : Perubahan adalah mengubah rincian data pemilih berdasarkan data hasil coklit.
Data yang diubah adalah data yang mengalami perubahan informasi status perkawinan dan alamat sehingga menyebabkan pindah TPS,
namun masih tetap berada dalam wilayah kelurahan yang sama.


Proses 5
Aktor : PPS
Tool : Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Penambahan data baru dapat dilakukan dalam dua cara, oleh PPS menggunakan aplikasi atau oleh pemangku kepentingan (stakeholder) lain seperti partai politik atau LSM.


Proses 6
Aktor : PPS
Tool : Kertas,Aplikasi Portabel
Properti : Komputer,Flash
Prosedur : Jika penambahan dilakukan oleh PPS maka informasi yang dimasukkan sudah melalui prosedur pengisian formulir secara manual.


Proses 7
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Jika penambahan dilakukan oleh selain PPS maka data yang masuk harus melalui verifikasi fisik terlebih dahulu sebelum dimasukkan sebagai data pemilih.


Proses 8
Aktor : PPS
Tool : Portal Data Pemilih, Aplikasi Portabel
Properti : Komputer, Flash
Prosedur : Setelah PPS selesai melakukan entri data hasil coklit dengan menggunakan aplikasi Portable/Lokal/Portal maka PPS harus melakukan simpan data ke aplikasi Portal Data Pemilih.


Proses 9
Aktor : PPS
Tool : Portal Daftar Pemilih
Properti : Komputer
Prosedur : Penetapan DPS/DPSHP dilakukan dengan menggunakan aplikasi Portal Daftar Pemilih dari data pemilih yang sudah disimpan ke aplikasi Portal Daftar Pemilih.


Proses 10
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer
Prosedur : DPS/DPSHP harus dicetak untuk ditanda tangani oleh Ketua PPS dan PPDP.


Proses 11
Aktor : PPS
Tool : Portal Daftar Pemilih
Properti : Komputer
Prosedur : DPS/DPSHP untuk dicetak dapat diunduh dari aplikasi Portal Daftar Pemilih dalam bentuk PDF.


Proses 12
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer
Prosedur : DPS/DPSHP yang sah adalah hasil cetak dari file PDF yang telah ditandatangani.


Proses 13
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer
Prosedur : PPS menerima berita acara serah terima DPS/DPSHP yang telah ditetapkan dari PPK.


Proses 16
Aktor : PPS
Tool : Portal Daftar Pemilih
Properti : Komputer
Prosedur : Surat berita acara serah terima dapat diunduh dari aplikasi Portal Daftar Pemilih dalam bentuk PDF untuk dicetak dan ditandatangani.


Penyusunan DPT

Penyusunan DPT

Proses 8
Aktor : PPS
Tool : Portal Daftar Pemilih
Properti : Komputer
Prosedur : PPS membuat berita acara serah terima DPT untuk PPK dengan menggunakan aplikasi Portal Daftar Pemilih.


Proses 9
Aktor : PPS
Tool : Portal Daftar Pemilih,Kertas
Properti : Komputer
Prosedur : Surat berita acara serah terima dapat diunduh dari aplikasi Portal Daftar Pemilih dalam bentuk PDF untuk dicetak dan ditandatangani.


Proses 10
Aktor : PPS
Tool : Kertas
Properti : Komputer
Prosedur : Surat berita acara serah terima dilengkapi dengan lampiran rekap DPT tingkat kelurahan.


SOP KPU PPS - PPDP : Berita Acara

Proses 1
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS membuat berita acara serah terima DPT untuk PPK dengan menggunakan aplikasi Portal Daftar Pemilih.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Surat berita acara serah terima dapat diunduh dari aplikasi Portal Daftar Pemilih dalam bentuk PDF untuk dicetak dan ditandatangani.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Surat berita acara serah terima dilengkapi dengan lampiran rekap DPT tingkat kelurahan.


SOP KPU PPS - PPDP : Entri Data

Proses 1
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Entri data hasil coklit dilakukan oleh PPS didampingi PPDP menggunakan aplikasi Portable/Lokal/Portal.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Kegiatan entri data hasil coklit meliputi penyaringan, perubahan dan penambahan data baru.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur :Penyaringan adalah menyingkirkan data yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih ke daftar tersendiri. Data yang disaring meliputi data ganda, data pemilih yang sudah meninggal, pindah alamat, berubah status TNI/Polri, nonfaktual dan sakit jiwa.


Proses 4
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Perubahan adalah mengubah rincian data pemilih berdasarkan data hasil coklit. Data yang diubah adalah data yang mengalami perubahan informasi status perkawinan dan alamat sehinga menyebabkan pindah TPS, namun masih tetap berada dalam wilayah kelurahan yang sama.


Proses 5
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Penambahan data baru dapat dilakukan dalam dua cara, oleh PPS menggunakan aplikasi atau oleh pemangku kepentingan (stakeholder) lain seperti partai politik atau LSM.


Proses 6
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Jika penambahan dilakukan oleh PPS maka informasi yang dimasukkan sudah melalui prosedur pengisian formulir secara manual.


Proses 7
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Jika penambahan dilakukan oleh selain PPS maka data yang masuk harus melalui verifikasi fisik terlebih dahulu sebelum dimasukkan sebagai data pemilih.


Proses 8
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Setelah PPS selesai melakukan entri data hasil coklit dengan menggunakan aplikasi Portable/Lokal/Portal maka PPS harus melakukan simpan data ke aplikasi Portal Data Pemilih.


SOP KPU PPS - PPDP : Penetapan DPS

Proses 1
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Penetapan DPS/DPSHP dilakukan dengan menggunakan aplikasi Portal Daftar Pemilih dari data pemilih yang sudah disimpan ke aplikasi Portal Daftar Pemilih.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : DPS/DPSHP harus dicetak untuk ditanda tangani oleh Ketua PPS dan PPDP.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : DPS/DPSHP untuk dicetak dapat diunduh dari aplikasi Portal Daftar Pemilih dalam bentuk PDF.


Proses 4
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : DPS/DPSHP yang sah adalah hasil cetak dari file PDF yang telah ditandatangani.


Proses 5
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS menerima berita acara serah terima DPS/DPSHP yang telah ditetapkan dari PPK.


SOP KPU PPS - PPDP : Penyusunan TPS

Proses 1
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS mendatangi PPK untuk mengambil aplikasi Portabel dan kertas berisi data pemilih.


Proses 2
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS melengkapi informasi TPS pada aplikasi Portable/Lokal/Portal yang meliputi alamat TPS, RT, RW, Latitude dan Longitude (jika tersedia), nama anggota Ketua PPS dan PPDP yang harus bertanda tangan di dokumen DPS dan DPT.


Proses 3
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS menyerahkan dokumen kertas yang berisi data pemilih kepada PPDP untuk dicoklit.


Proses 4
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPDP melakukan coklit sesuai SOP manual PPDP.


Proses 5
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : PPS menerima hasil coklit dari PPDP untuk dimasukkan ke dalam aplikasi Portabel/Lokal/Portal.


Proses 6
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Portable maka PPS dapat melakukan entri data hasil coklit di mana saja.


Proses 7
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Lokal maka PPS hanya dapat melakukan entri data hasil coklit di KPU Kabupaten/Kota.


Proses 8
Aktor : PPS
Tool :
Properti :
Prosedur : Dalam hal PPS menggunakan aplikasi Portal maka PPS hanya dapat melakukan entri data hasil coklit di Internet.